Sekitar bulan lalu, sambil nyontek skripsi orang, di perpustakaan kampus saya juga baca majalah Tempo.
Ada yang menarik dari Tempo.Voorrijder.
Taukah kita apa itu voorrijder? Bacanya juga udah manyun-manyun=D
Coba, suatu kali kita naek angkot. Kesel karena angkot yang ngetem ato traffic yang crowded. Belum lagi cuaca panas yang ngajak ribut. Lalu dikejauhan terdengar suara kucing ngeong-ngeong, lama-lama suara itu lebih mirip suara kucing kecil yang ekornya keinjek: Ngiuung…ngiuuung, ngngngiiiuuunggg…
Lalu lewat dua motor polisi gede-gede….ngiiiuunggg…..lalu lewat mobil bagus, gagah, gede, dan sedan mahal…ngiuuuungggg….lalu lewat yang lainnya…
Minggir. Ayo…angkot, mobil rakyat jelata..minggir..minggiiirrrr!!!!
............................................
Jadi kemaren, dalam 1 halaman artikel Tempo ngebahas tentang voorijder.
It said, gampang banget untuk bisa dikawal motor-motor polisi yang guagah itu. Gagah?? Guagagagagagahajhgsajfahgskdjbgak usah yahh…
Tempo bilang, untuk menyewa dua motor dan polisi yang ngawal gitu aja cukup sediakan 1,5 juta atau lebih dikit. Bisa lah nego dikit. tinggal telepon ajah. Itu di Jakarta, karena investigasi yang Tempo lakuin lokasinya ya di Jakarta.
ternyata banyak yg menyalahgunakan fasilitas Voorijder ini. lalu lintas Jakarta (maybe bandung also) yang acak adut sedangkan si dukun waktu menuntut kita untuk bergerak cepat menjadikan banyak orang menggunakan fasilitas ini demi ketepatan waktunya sendiri.
Sayang banget (sayang karena saya gak punya banyak duit buat nyewa voorijder
) Basically this should be done by rules. Voorijder hanya digunakan untuk kendaraan kepala Negara, tamu Negara, pemadam kebakaran, ambulans, kendaraan pertolongan pada kecelakaan, pengantar jenazah, konvoi pawai, kendaraan orang cacat, dan pengangkutan barang khusus.
Wuiw…jaman sekarang nyari duit caranya buanyak, caranya gimana aja…dan oleh siapa saja.
hayo…mau? Gampang, tinggal telepon ke kantor polisi (katanya mah). Yuuuk…
*foto diatas gak nyambung^_^" itu polisi di amrik..yaah miriplah, dikit.
-ulu-