Can’t live without music?
Well I think I can.
I’m not this person who cries easily except during my period time or when I listen to some music. I know I was not in a good mood and it needed to get out from me. Have you ever feel like u wanna cry but no matter how hard you try you cant properly cry?
And a good provoking music helps me go thru this.
Dan satu hubungan antar manusia yang menurut saya aneh tapi keren adalah: ibu dan anak. Sometimes, Ibu itu seperti Pohon besar nan rindang yang bikin gerah kita hilang waktu siang-siang kepanasan. Seperti wangi minyak telon dan harum kayu putih yang hangatnya bikin kita nyaman. Seperti beberapa lagunya Paman Lennon, Beatles, yang sederhana tapi kuat dan selalu berasa bikin ingin ‘pulang’.
… Dan kupikir aku gak akan kangen dengan beliau.
Sampai suatu waktu, sesuatu yang tidak bisa saya namakan ini suddenly strikes me and I feel so sad. Terribly regretted. Ini sesuatu yang hanya bisa dirasakan oleh saya dan ibu saya. Dan mungkin juga dirasakan oleh kamu dan ibumu.
Gara-gara berantem minggu kemarin, maka dengan angkuhnya saya putuskan untuk tidak akan kangen dengan ibuku lagi. And I know I stand against my dear God when I say I hate my own Mom.
Dan baru saja tadi, tadi.
I have missed her. Ujug-ujug keingetan mamah. Sedang apa, lagi apa. I feel like i'm a 5-year-old-little-girl crying as my Mom let go off her hands on me.
Saya pengen nelepon mamah sampai kemudian, telepon itu berbunyi dengan sendirinya.
Guess who???
MY MOM…
See? From the talk I believe that she feels the way I feel. That she missed me. That she out of blue strikes by this awkward feeling and I think only God knows what kind of this chemistry is. Rasanya seperti semesta raya ini mendengar dan ikut jadi perantara antara saya-ibu. Dan akhirnya kami memutuskan untuk menelepon dan bertanya ‘sedang apa ?’
Dan All I Am mengalun syahdu. Saya suka. Ibu saya apalagi.
And so I cry…