ulu's posts with tag: kopi aroma

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag kopi aroma
ReviewReviewReviewReviewReviewkopi aromaJun 19, '07 6:13 AM
for everyone
Category:Other
Inginnya menyeruput secangkir kopi, tapi...

Punya maag?
Belum sarapan?
Atau menderita migrain?
Takut berat badan naik?
sakit jantung?
Dan darah tinggi?

Coba yang ini. Kopi aroma. Bukan kafe dan bukan warung kopi. Kopi aroma adalah satu merk kopi lokal yang berlokasi di sekitaran daerah Pecinan di Bandung. Pabrik sekaligus Toko yang menjual kopi ini berdiri sejak tahun 1930. Sang pemilik bernama Widyapratama, yang mewarisi toko dan pabrik ini dari ayahnya sendiri, Houw Sian. Termasuk dalam daftar toko dan pabrik kopi tertua di indonesia, Kopi Aroma masih mempertahankan cara pengolahan kopi yang tradisional.

Bukan kopi biasa (baca: instan) menjadikan kopi produksi pak Widya ini aman dari efek samping. Biji kopi didatangkan dari Aceh, Lampung, Jawa, hingga Toraja. Ada dua jenis kopi yang dijual: Arabica dan Robusta. Untuk mengurangi kadar kafein, biji kopi ini disimpan selama 5 tahun untuk Arabica dan 8 tahun untuk Robusta. Proses pengeringannya pun masih memanfaatkan sinar matahari, sedangkan pada saat di hancurkan, mesin penggiling kopi yang dipakai masih menggunakan tenaga panas dari kayu bakar sehingga nantinya akan memberikan aroma yang khas pada bubuk kopi.

Harga kopinya sendiri cocok dan aman. Robusta dijual Rp. 3000/ons dan Arabica Rp. 4400/ons. Oiya, kadar kepahitan Arabica yang lebih rendah daripada Robusta dapat membuat kita lebih rileks, makanya Pak Widya berpesan “drink it when you fell happy”. Sedangkan kalau ingin memacu semangat dan gairah kerja, Robusta lebih cocok. Tugas kuliah yang tak kunjung selesai, deadline kerjaan yang menumpuk...beres!

Shubuh pukul 4 pagi. Pak Widya memanaskan mesin kopi dan dilanjutkan dengan memeriksa hasil tugas anak-anak mahasiswanya. Pak Widya ini bukan hanya ahli di bidang kopi, tapi juga di bidang ekonomi. Karenanya beliau juga mengajar di berbagai institusi swasta dan negeri seperti Unpad dan STIEB. Senin-sabtu toko dibuka pukul 8 pagi dan tutup pukul 3 sore. Khusus minggu, toko tutup.

Coba mampir ke toko ini. Selain penghuni toko yang unik dan cukup kuno, maksudnya mesin kopi, stapler, lemari, mesin uang, dll, coba deh untuk ngobrol-ngobrol sama Pak Widya. Saat pak Widyanya sendiri ada ditempat, jangan segan-segan untuk minta ijin melihat pabriknya. Boleh, kok. Beliau senang bercerita tentang kopinya, tentang pabriknya, tentang perjuangan ayahnya, tentang Bandung, tentang pendidikan...banyak.

Menurut pak Widya, untuk menikmati kesempurnaan kopi, masing-masing orang memiliki cara yang berbeda, “bagaimana seleranya saja”, katanya. Hanya sebaiknya jangan menggunakan gelas biasa, tapi Mug. Ketebalan gelas akan berpengaruh pada aroma dan rasa. Masukan dulu kopinya, baru air panas. Tidak suka kopi pahit, silakan tambahkan gula. Asal, jangan lupa, gula dapat mengurangi panasnya kopi loh.

Kalo sempet, mampir ke toko ini gak ada salahnya. Inget, minggu toko tutup. Di jl. Banceuy 51, deket alun-alun bandung, deket Braga, dan deket pasar baru. Sip!






© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help