Apa yang dilakukan di hari minggu?
Jalan-jalan?
Pacaran?
Nonton?
Oh tidak, tidak.
Kegiatan yang ini lebih keren:
rendem baju, persiapan nyuci.
Lalu jam 10 ke ciwalk, ke toko nyimpen fotokopian berkas survey, yang di toko udah habis soalnya. Jadi, temen-temen, ayo ke ciwalk, bantuin saya ya, lagi survey konsumen, nih. Plis, sisihkan waktu untuk ke toko, dan isi surveynya. Hahaha cukup promosinya
Oke, Ini aslinya:
Bangun pagi-pagi, Bandung ngajak senyum. Langit biru, awan putih, dan sinar matahari yang caang caang sombong.
Lalu saya berpikir : aah! Cuacanya cocok sekali untuk jemur kasur!!!!
Jadilah itinerary untuk hari minggu:
Pertama, jemur kasur.
Kedua, nyuci.
Ketiga, jemur karpet.
Keempat, merapikan kamar (kebetulan banyak kertas jenis kuliah-kerjaan-brosur promosi berceceran, buku-buku kuliah-novel-komik- bertebaran, baju-baju di lemari gak rapi.
Kelima, set ulang dekorasi kamar. Biasa aja sebenernya, hanya mindahin meja belajar satu inci dari semula. Oiya, menyimpan tas-tas yang lagi nganggur di satu lokasi.
Keenam, setelah ngumpulin cd-cd yang ngumpet diantara tumpukan buku, cd back-up itu disimpen di satu laci. Sip!
Ketujuh, semua berkas kuliah dijadiin satu, simpen di satu lokasi. Mantep!
Kedelapan, semua berkas kerjaan dikumpulin dan ditaro di satu binder. Bagus!
Kesembilan, apapun jenis catatan yang sayang dibuang, ditampung di satu box. Ok deh!
Lalu nyapu, ngelap, dan beres!
Cuci tangan dan makan dan nonton tv.
Berikutnya adalah, masih nonton tv.
Mulai kebosanan, udah ashar. Inget belum mandi. Sebelum mandi, kebas-kebas karpet dan gebuk-gebuk kasur yang sudah kenyang sinar matahari. Beres!
Sudah mandi, kamar sudah rapi.
Dan tahukah kamu, it was the most astonishingly beautiful evening I’ve ever seen and by the way, it was healing also. Sinar matahari yang nerobos ke kamar yang rapi lewat sela-sela teralis jendela.
Dan saya ambil posisi, mengetik tulisan ini di computer dengan punggung menghadap sinar matahari. Hangat. Hehehehe.
Capek yang menyenangkan.
