
Wahai Tuhan,
Aku tahu kita tidak saling bicara
Tapi tentunya Kau masih ingat aku,
sebagaimana aku tak menyangkalmu
Dan jika ini detik-detik penghabisanku
Maka bebaskan aku bicara semauku
Ijinkan aku kesal padaMu didalam kepasrahanku
Sepanjang hidup Engkau selalu membingungkan
Kau dan teka-tekiMu bernama takdir
Bahkan disaat seperti ini,
Ada saja cara kalian membuatku tertawa sekaligus tersindir
(puisinya dari bukunya Dee, Supernova. Gambarnya dari flickr.com)